Postingan

Keindahan Wisata Desa Ranu Pani

Gambar
Sumber : khrisnawahyu.wixsite.com     Mungkin dari temen-temen pendaki ada yang sudah mengenal desa yang bernama Ranu Pani. Iyaa benar desa ini terletak sebelum pendakian menuju gunung semeru. Desa Ranu Pani terletak di wilayah Kecamatan Senduro , Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Desa Ranu Pani adalah salah satu desa wisata yang termasuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Uniknya dari desa ini yaitu terletak pada ketinggian 2100 mdpl, sungguh mengagumkan bukan?. Desa ini banyak dikagumi oleh wisatawan karena pemandangan alam yang mengagumkan. Selain itu juga, karena terletak di atas 2000 mdpl memiliki suhu yang sejuk dan menyegarkan.

People Mapping : Solusi Penanaman Mangrove Disaat Pandemi

Gambar
A.     Pendahuluan 1.      Latar Belakang     Mangrove adalah tanaman yang biasa tumbuh di air payau atau pesisir laut dan hidupnya dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Tanaman yang memiliki akar yang kuat ini biasa tumbuh di daerah yang terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Menurut Conservation International Indonesia pada tahun 2018 menyebutkan bahwa saat ini Indonesia memiliki hutan mangrove seluas total 3,1 juta hektar atau 22,6 persen mangrove di dunia. Dengan luasan seperti itu, stok karbon yang ada di hutan mangrove Indonesia total mencapai 3,14 myu-gC atau setara 3,14 miliar ton. Bagi Indonesia hutan mangrove memeiliki potensi yang besar dalam menjaga lingkungan. Hutan mangrove sendiri memiliki dua fungsi yaitu, fungsi ekologis dan fungsi ekonomis. Fungsi ekologis hutan mangrove adalah penyedia nutrien bagi biota perairan, tempat pemijahan dan asuhan bagi berbagai macam biota, penahan abrasi, amukan angin t...

Bersinergi Mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Komunitas Mengajar di daerah 3T

Gambar
Sumber : Okezone.com A.     Pendahuluan Indonesia Emas 2045 bukan hanya sebuah momentum 100 tahun kemerdekaan Indonesia, namun juga terdapat harapan yang sekaligus menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia.  Dalam frasa Indonesia Emas 2045 terdapat kata “Emas” yang dapat dimaknai sebagai kejayaan.  Karena pada tahun 2045 Indonesia akan mengalami bonus demografi.  Pada tahun 2045 dapat diprediksi bahwa jumlah penduduk mencapai 340 juta dengan 180 juta diantaranya termasuk usia produktif 15-24 tahun. [1]   Bonus demografi sendiri merupakan sebuah tantangan sendiri bagi bangsa Indonesia karena hal tersebut bergantung dengan generasi muda saat ini.  Karena bonus demografi seperti dua mata pisau, di satu sisi generasi muda dapat menjadi harapan bangsa dan di sisi lainnya generasi muda dapat menjadi malapetaka bangsa.  Oleh karena itu, sumber daya manusia tentunya menjadi perhatian utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.  Dan te...

Pilu yang memburu

Sendu itu jatuh berhamburan di tempat memori berkasih Tersentak lalu teringat segala afeksi Sungguh menyayat hati Meninggalkan sepi Seandainya saja adalah frasa yang selalu terulang Namun selalu gagal diutarakan Lantaran sumber pilunya adalah keegoisan diri Kuingin sekali saja mengetuk waktu untuk meminta ulang Lalu kubilang diriku salah langkah!!! Tersadar di saat sudah hilang arah Dan berharap dapat menebus dosa diriku yang tak mau mengalah Tapi apa daya semua telah usai Sedih memang Lagi-lagi diriku di buat biru Pada pagi buta ini Oleh kenangan masa lalu Yang tak pernah lalu dalam pikiran Dan selalu tergelincir pada lubang penyesalan

Kapan akan berhenti? (Pandemi)

Sedetak-detik buana tercekik oleh penyakit Siaran-siaran hanya menumpuk kecemasan Dengan narasi aktual yang bermain kejar-kejaran Antara data, fakta dan kecewa Menumpuk perasaan kalut yang tidak berujung Oleh perseteruan yang terus menerus menggerus insan Menggerus harapan Menggerus peradaban Diskusi-diskusi besemarak mencari jalan keluar Saling bertukar informasi, aspirasi bahkan konspirasi Karena semenjak pandemi bersemi Pertanyaan yang sama terus berulang Kapankah akan berhenti?

DAMPAK COVID 19 TERHADAP SEKTOR PERIKANAN

Gambar
            Dalam beberapa minggu kebelakang mungkin kita sedang mengalami masa “di rumah aja” yang diakibatkan oleh pandemi Covid 19.   Pandemi Covid 19 secara tidak langsung menjadikan kita berhenti berinteraksi di luar bersama teman, guru, dosen bahkan pacar.   Kondisi sekarang membuat beberapa dari kita kumpul dengan keluarga karena seperti kata pepatah “Keluarga adalah rumah pertama” maka setelah terjadinya Pandemi yang mencekik segala aktivitas, kita kembali ke rumah pertama. Ataupun nasib buruk kita tidak sama sekali kembali ke keluarga karena perintah Bapak Joko Widodo yang tertuang dalam PP No 1 Tahun 2020 melarang adanya mudik, bukan pulang kampung karena hal itu berbeda menurut Bapak Presiden tercinta kita.   Dengan segala keterbatasan aktivitas sosial akibat adanya pandemi ini membuat kita merasa jenuh, namun diuntungkannya kita sudah berada di Era Industri 4.0 dimana jarak tidak membatasi kita unt...

Puisi "Asa yang terkubur dalam lubang setan"

Pagi buta malam gulita Berjudi dengan alam Demi atma menang taruhan Lara memang Tak apa asal nasi tersaji di pangkuan Keringat berjatuhan layaknya daun pada musim semi Meranggas meminta tuk dikebumikan Apa daya hakikat yang bergantung pada hasil bumi Jika setengah nadi masih sulit mengalir Makin hari makin kusut Irigasi tersendat Jaring tersangkut Mereka semakin carut marut Lantaran uang datang seperti siput Toko beras itu dihujani surplus Harga selalu bersaing Tetap saja yang berjuang masih terasing Pilu memang Tak apa asal langit masih ditutup atap Salah siapa? Tanyakan saja pada boots yang tersenyum Saat mereka menagih haknya Salah siapa? Tanyakan saja pada konotasi tikus itu Menggerogot rakus tanpa sisa Hasil bumi mereka makanan kami Tapi tanggung jawab mereka bukan tanggung jawab kami Sungguh naas "Sekolahlah yang tinggi biar tidak seperti kami, serabutan kerjanya" ujar petani Lalu habis itu "dihajar" oleh orang yang berpen...

Puisi "Refleksi Membangun Imajiner"

Sosial media menjadi ajang balapan Berlomba siapa yang paling senang Tidak ada yang tahu pasti Bahagiakah atau kontenkah? Narsistik mulai berkembang seolah bakat Menembus setiap ruang privasi Demi menghadirkan permainan sirkus pada publik yang semu Saling beradu memperjuangkan angka-angka pada gawai Membangun citra cinta cerita Citranya palsu Cintanya halu Ceritanya rancu Tak peduli, semua itu dibalik layar Yang penting bisa di post lalu bagikan di depan layar Pada akhirnya, Hanya ada dua pilihan Mengikuti atau keluar dari lintasan